Login Member
Username:
Password :
Agenda
30 November 2021
M
S
S
R
K
J
S
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
Statistik

Total Hits : 515793
Pengunjung : 115609
Hari ini : 72
Hits hari ini : 205

Yayasan Assalamah Ungaran berdiri pada tanggal 31 Januari 1989 dengan akte notaris Ny. Janny Dhewayanti Ardian, S.H, No. 07. Pendiri Yayasan ini adalah Hj. Syarifah Rugayah Abdullah dan H. Husein Abdullah.

Pada awal berdirinya, Yayasan Assalamah hanya mengelola Taman Pendidikan al-Quran (TPQ) yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto 133, Ungaran. Karena banyak tuntutan masyarakat untuk membuka kelas pagi, maka pada tahun pelajaran 1989/1990, didirikanlah Rodudhotul Atfal (RA) Plus Assalamah dengan kurikulum Depag dan Kurikulum khas Assalamah yang berlokasi di Jl. Gatot Subroto 133 B Ungaran (Rumah Ibu Hj. Syarifah Rugayah). Tujuan didirikannya RA Plus Assalamah adalah untuk mengembangkan ranah kognitif dan psikomotorik peserta didik agar dikenali sejak dini potensinya juga membekali peserta didik dengan pengetahuan Agama, Belajar Al Qur'an sejak dini agar ranah efektif terpola dan terbentuk sesuai karakteristik Islami dan berakhlaq mulia.
Sejak tahun pelajaran 2005/2006 RA Plus Assalamah beralih nama menjadi Taman Kanak-kanak Islam Plus Assalamah (TK IPA) dengan muatan kurikulum Kemenag, Kemdikbud dan Kurikulum khas Assalamah. Hingga kini, Taman Kanak-kanak Islam Plus Assalamah makin diminati oleh masyarakat Ungaran dan sekitarnya, Jumlah pendaftar di setiap tahun pelajarannya selalu meningkat. Sehingga lokasi sekolah dipindahkan ke tempat saat ini yaitu Jl. Gatot Subroto 104 B, Ungaran.

Pada tahun pelajaran 1999/2000, didirikanlah Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Assalamah yang bertujuan untuk menarik anak-anak muslim yang mampu, untuk diarahkan ke lembaga sekolah Islam. Ternyata dugaan itu memang benar, SDIT Assalamah mendapat respon positif dari masyarakat. Sehingga SDIT Assalamah mampu bersaing dengan SD-SD di Ungaran dengan prestasi-prestasi yang cukup membanggakan.

Sekolah Dasar yang didirikan oleh Yayasan Assalamah Ungaran, mempunyai konsep Islam Terpadu (IT) dengan konsep waktu full day school. Konsep ini adalah konsep baru yang belum banyak diterapkan di lembaga-lembaga sekolah lain. Ide awal terbentuknya konsep IT adalah untuk menepis isu dikotomi ilmu pengetahuan yang marak dalam dunia pendidikan. Isu itu dihembuskan untuk membuat jurang pemisah antara pelajaran agama dan pelajaran umum. Konsep IT mempunyai pandangan yang berlawanan dengan konsep dikotomi pendidikan. Konsep IT bahkan ingin menjawab bahwa tidak ada jurang pemisah antara pelajaran agama dan pelajaran umum, bahkan keduanya saling melengkapi satu sama lain.

Maka dari itu, Assalamah berdiri dengan menawarkan keterpaduan antara pelajaran agama dan pelajaran umum. Keterpaduan ini, tidak hanya semata-mata menggabungkan antara keduanya, akan tetapi nilai-nilai agama diharapkan dapat mewarnai pelajaran umum, begitu pula sebaliknya. Dalam pelajaran PPKn misalnya, dari contoh-contoh yang diambil maupun keterangan yang diberikan, dapat dimasukkan nilai-nilai agama yang bertujuan untuk menguatkan keterangan.

Isu itu dihembuskan untuk membuat jurang pemisah antara pelajaran agama dan pelajaran umum padahal keduanya (ilmu agama dan ilmu umum) saling melengkapi satu sama lain karena berasal dari satu sumber yaitu Al Qur'an Al Karim.

Kemudian dari berbagai masukan dan keinginan wali peserta didik, pada tahun pelajaran 2005/2006 didirikanlah SMP Islam Plus Assalamah Ungaran. Pada jenjang SMP ini Yayasan Assalamah Ungaran mengemas kurikulum sekolah cukup berbeda dengan SLTP-SLTP pada umumnya, yaitu di samping kurikulum Nasional, SMP Islam Plus Assalamah menerapkan kurikulum khas Assalamah dengan pengembangan life skill (IT dan Bahasa Asing) dan muatan-muatan agama; Tahsin Al Qur'an, Fiqih ibadah dan pembiasaan hidup serta perilaku islam. Hal ini diharapkan lulusan SMP Plus Assalamah mempunyau keilmuan, Life Skill, berdaya saing, unggul dalam aqidah, akhlaq dan prestasi akademik maupun non akademik.