Berita
Peringatan Hari Batik Nasional Tahun 2024 | Yayasan Assalamah Ungaran
Tanggal : 10/02/2024, 08:53:01, dibaca 523 kali.
2 Oktober 2024 - Masyarakat Indonesia merayakan Hari Batik Nasional, sebuah perayaan penting yang menandai pengakuan UNESCO terhadap batik sebagai Warisan Kemanusiaan untuk Budaya Lisan dan Nonbendawi. Pada peringatan tahun ini Yayasan Assalamah Ungaran turut berpartisipasi dengan mengusung tema "Bangga Berbatik, Cintai, dan Lestarikan Batik Indonesia." Tema ini diangkat untuk menanamkan kecintaan terhadap batik sekaligus membangkitkan semangat pelestarian budaya kepada para siswa, guru, dan seluruh elemen sekolah sebagai bagian integral dari identitas negara dan warisan budaya bangsa Indonesia.
Tema "Bangga Berbatik" menekankan pentingnya rasa bangga dalam mengenakan batik sebagai simbol kekayaan budaya. Batik bukan sekadar pakaian tradisional, melainkan juga cerminan dari nilai-nilai yang diturunkan oleh para leluhur. Dengan mengenakan batik, masyarakat Indonesia menunjukkan kecintaan mereka terhadap seni dan warisan yang kaya akan nilai filosofis. Bagian kedua dari tema ini, "Cintai dan Lestarikan Batik Indonesia," berfokus pada pentingnya menjaga kelangsungan batik sebagai warisan budaya. Tantangan modernitas dan globalisasi kerap membawa ancaman terhadap kelangsungan tradisi seperti batik, sehingga ajakan untuk melestarikan batik semakin relevan. Mencintai batik berarti menghargai proses pembuatannya, mulai dari memilih motif hingga teknik pewarnaan yang rumit. Lestarikan batik juga berarti melindungi keberlanjutan para pengrajin batik dan memastikan keterampilan ini terus diwariskan kepada generasi muda penerusnya.
Batik telah menjadi identitas nasional yang mengglobal. Batik Indonesia memiliki banyak ragam, baik dari segi motif, teknik pembuatan, hingga filosofi yang terkandung di dalamnya. Setiap daerah di Indonesia memiliki kekhasan tersendiri dalam memproduksi batik, seperti batik Solo yang terkenal dengan motif tradisionalnya yang sarat makna, atau batik Pekalongan yang lebih modern dan kreatif.
Sebagai bentuk cinta dan kebanggaan terhadap batik, seluruh siswa, guru, dan staf di Yayasan Assalamah Ungaran mengenakan batik pada tanggal 2 Oktober 2024. Dengan mengenakan batik, para siswa diajarkan untuk mencintai dan menghargai kekayaan budaya bangsa, sesuai dengan ajaran Islam yang menekankan pentingnya menjaga warisan dan tradisi yang baik.(Nafian)
Kembali ke Atas
Berita Lainnya : |
| Silahkan Isi Komentar dari tulisan berita diatas |
Komentar :
Komentar melalui akun facebook dari tulisan berita diatas
Kembali ke Atas
Total Hits
Hari ini 
