Jajak Pendapat
Bagaimana menurut Anda tentang tampilan website ini ?
Bagus
Cukup
Kurang
  Lihat
Agenda
18 July 2024
M
S
S
R
K
J
S
30
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
Statistik

Total Hits : 710817
Pengunjung : 192524
Hari ini : 21
Hits hari ini : 98
Banner
jardiknaswikipedia Indonesia

GURU (PENDIDIK) YANG \"KAYA\"

Tanggal : 05-01-2013 11:03, dibaca 738 kali.

       Istilah guru 'kaya” dipopulerkan oleh Amir Tengku Randy dan Erlyn Trisyulianti. Pengertian “kaya” yang dimaksud bukanlah kaya dalam arti materi ( uang, harta) saja melainkan kaya akan informasi sehingga lebih bijaksana dalam mendidik anak. Selain itu “kaya” yang dimaksud di sini adalah mempunyai hati yang lapang dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.

Jika kita telusuri argumentasi mereka, semua mengarah kepada bagaimana menjadi guru yang profesional, yang tulus ikhlas untuk mencerdaskan siswanya. Guru “kaya” tidak menganggap pekerjaan menjadi guru itu suatu pekerjaan sambilan (banyak waktu liburnya) dan hanya sebatas memperoleh “honor” secara rutin setiap bulan. Tetapi guru “kaya” adalah guru yang mempunyai perhatian dan empati terhadap anak-anak didiknya, terus mengasah pemikirannya serta memperkaya seni mengajar dengan menerapkan berbagai metode yang bervariasi sehingga menyenangkan siswanya.

Sebenarnya yang ingin dikemukakan oleh Amir dan Erlin adalah lebih pada perubahan paradigma (cara pandang) menjadi guru yang profesional.

            Banyak faktor yang dapat menyukseskan seseorang menjadi guru yang “kaya”. Faktor yang paling utama adalah motivasi menjadi guru yang bersumber dalam diri sendiri. Memilih profesi sebagai guru adalah karena keinginannya, kecintaannya terhadap dunia anak dan bukan karena dorongan dari luar diri (beasiswa, kemudahan fasilitas) atau paksaan dari orang lain seperti orangtua atau guru. Faktor lainnya adalah kemampuan personal (kesabaran, minat, sikap, tanggung jawab, etika, kerjasama, kreativitas) dan profesional (kompetensi, sertifikasi).

            Ada guru “kaya”, ada juga guru “pekerja”. Guru pekerja adalah guru yang sebatas melaksanakan pekerjaannya sebagai pengajar saja. Adapun ciri-ciri guru pekerja adalah menyukai kemapanan (rutinitas), tidak ada keinginan untuk berubah, senang dengan pekerjaan rutinitas, mengajar dengan cara yang lama tentang hal yang sama kepada siswa-siswa yang berbeda.

            Selanjutnya, termasuk dalam kategori yang mana Anda saat ini ? Wassalam.



Pengirim : Oeh : Riti Suzana, S.Pd. (AUD) Guru TKIP Assalamah
Kembali ke Atas
Artikel Lainnya :
Silahkan Isi Komentar dari tulisan artikel diatas
Nama
E-mail
Komentar

Kode Verifikasi
                

Komentar :

Pengirim : GuestSmofe -  [samburton@aol.co.uk]  Tanggal : 26/11/2017
guest test post
<a href="http://gdhyuei23kol2.com/">bbcode</a>
<a href="http://gdhyuei23kol2.com/">html</a>
http://gdhyuei23kol2.com/ simple

Pengirim : Scottmum -  [scottDrienseeruddy@gmail.com]  Tanggal : 19/11/2017
Hello. http://jakshgy773733.us

Pengirim : GuestSmofe -  [samburton@aol.co.uk]  Tanggal : 19/11/2017
guest test post
<a href="http://gdhyuei23kol.com/">bbcode</a>
<a href="http://gdhyuei23kol.com/">html</a>
http://gdhyuei23kol.com/ simple


   Kembali ke Atas